Artikel: Pentingnya Evaluasi Diri di Setiap Malam

FLP Medan Reply 18.00

 

Ilustrasi

Malam menjadi waktu yang tepat untuk merenung. Pikiran dan raga mulai tenang, mencoba beristirahat dengan memejamkan mata. Di waktu inilah, bisanya semua yang terjadi dari pagi hingga malam hari terlintas di benak kita. Malam adalah keadaan tenang. Segala hal yang telah terjadi dengan mudah melintas di ingatan kita, termasuk masa lalu.

Di malam hari, penting rasanya mengevaluasi diri. Jangan bisanya mengevaluasi orang lain, tapi sebagai pribadi yang ingin melakukan perbaikan pun, penting mengevaluasi diri.

Melihat sejauh apa yang sudah kamu lakukan, siapa saja yang bahagia, lantas apa saja yang telah kamu perbuat sehingga menyakiti hati orang lain.

Berikut langkah sederhana mengevaluasi diri sendiri. Lakukan dengan jujur, jangan hakimi setiap kesalahannya, tapi perbaikilah!

1. Ingat Kembali

Ingat-ingat kembali, hal apa saja yang sudah kamu lakukan hari ini atau kemarin. Amatilah dalam pikiranmu, kenapa kamu melakukan hal-hal itu, siapa yang membuatmu melakukan hal itu, bagaimana hasilnya, mengecewakankah? Atau kamu merasa puas?

Benar-benar temukan jawabannya. Tenangkan pikiran, mulailah mengingat dari kegiatan yang paling kamu senangi di hari ini. Misalnya, Senyuman orang yang merespon postif kehadiran kamu. Sudah berapa banyak kebaikan dan manfaat yang kamu lakukan hari ini?

2. Tangkap Kekurangan dan Kelebihan

Setiap hal yang telah kamu lakukan, tidak semuanya melulu berujung keberhasilan, ikut pula kegagalan. Mungkin, hal itu karena kekurangan dan kelebihanmu.

Jika kamu mencapai keberhasilan, maka ucapkanlah terima kasih pada diri sendiri. Pertahankan keberhasilannya, lebih giat lagi belajar banyak hal untuk mencapai keberhasilan yang baru.

Demikian pula, ketika ada kegagalan yang terjadi. Tak perlu hakimi diri sendiri, renungi apa yang membuat hal itu terjadi. Kemudian cari solusi, tanamkan semangat untuk melakukannya esok hari.

3. Fokus Pada Prioritas

Setiap kita sering kali melakukan kesalahan sederhana yaitu tidak fokus pada apa yang dituju. Misalnya saja, hari ini sesungguhnya niat kamu ingin menyelesaikan pekerjaan yang telah kamu terima. Kamu berencana harus menuntaskannya hari ini. Tapi tidak tertuntaskan karena hal lain yang menghambat. Kamu goyah, akhirnya prioritas itu malah bukan menjadi prioritas.

Kalau kamu tersenyum membaca kalimat di atas, itu artinya kamu kehilangan fokus. Kembali lah pada prioritasmu. Lakukan dengan fokus dan konsisten. Jangan hiraukan hal-hal yang menghambat. Kalaupun hambatan itu harus kamu tuntaskan dulu, tuntaskan lah tetapi tujuan awal pun harus kamu tuntaskan, bukan di kesampingkan.

4. Berdoalah dan Bersyukur Atas Hal yang Terjadi

Terakhir, sebelum kamu terbenam dalam tidur. Apa yang terjadi hari ini, ikhlaskan dan stukurilah. Kalau kamu melakukan salahan, melaukai hati orang lain. Mohon maaf dan ampun kepada Allah SWT. Esoknya bernjaji lah pada diri sendiri untuk berusaha menjadi orang yang lebih baik.

Tarik napas dan hembuskan perlahan. Lakukan dengan rileks agar malammu bisa lebih tenang. Mulai lah tidur dengan untaian senyuman. Hilangkan semua masalah yang kamu hadapi hari ini. Jika belum selesai, anggaplah selesai sejenak. Berjanji pada diri sendiri untuk menuntaskannya esok hari.

Ketika kamu dilanda insomia alias tidak bisa tidur. Lakukan evaluasi diri seperti di atas. Evaluasi diri sangat penting untuk membangun karakter yang lebih positif. Memberi apresiasi pada diri sendiri, meminta maaf pada Allah SWT dan berjanji untuk lebih baik lagi. Selamat melakukannya.

Tentang Penulis:  Venny Eriska adalah mahasiswai Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dan seorang freelancer serta blogger. 

Related Posts

non fiksi 1616856676223383650

Posting Komentar

Search

Instagram

Popular Posts