PROFIL MINGGU INI: Rama Salwa “Punya Target dan Mencapainya”

FLP Medan Reply 19.57

 

Rama Salwa

Memahami bakat dan tujuan yang ingin dicapai adalah hal yang sangat penting. Inilah yang terlihat dari seorang wanita yang cukup terkenal di dunia marketing, karena ia cukup fokus pada bidangnya, dan talent yang dimiliki pun sesuai dengan latar pendidikan yang dimilikinya. Muslimah muda dan cantik ini juga masih aktif menulis, disamping berbagai kesibukannya setelah kembali  ke kota kelahirannya.

Ialah Rama Salwa. Dara kelahiran 21 Januari ini memang sudah dikenal di dunia digital marketing. Pembawaanya yang supel, gampang bergaul juga ramah menjadikannya seorang yang begitu luwes dilapangan. Jenjang karirnya juga sudah mumpuni. Pernah menjadi Intern Humas di BKKBN Sumut (2016), reporter harian online (2017), Costumer Service -  Content Writer  di Medan Napoleon Berkah (2017) , Digital Marketing di PT. Medan Napol Berkah (2018-2019), Media Handle di AQL School dan juga enterpreneur. Wanita berdarah Minang yang sebelumnya bekerja di Jakarta ini, nantinya juga akan kembali ke dunia  marketing di salah satu perusahaan besar di Medan.

Putri dari Nurhelmi dan Alm. Supardi ini memang merupakan alumni dari S1 Komunikasi USU. Selain konsen di dunia digital marketing, ia juga telah mengisi beberapa workshop public speaking dan menulis. Saat ditanya, kenapa ia begitu mencintai dunia marketing, wanita pecinta masakan mama ini menjawab dengan penuh keyakinan. “ Marketing itu seru, ilmu yang mahal dan gak semua orang bisa menjalaninya. Alhamdulillah, juga karena Salwa basic-nya ilmu komunikasi, jadi sejalan banget dengan pekerjaan yang dijalani sekarang. Dan cukup menyenangkan karena bisa punya banyak pengalaman di lapangan dan bertemu dengan banyak orang. Meski kadang harus mengikuti arus, Salwa sendiri sudah punya target dan akan mencapainya. Jadi kita tetap survive dan gak kebawa arus ke tempat yang rendah. “ Papar penggemar Kang Abik dan JK. Rowling ini.

Menjadi seorang marketing tentu yang terlihat adalah hal mengasyikkan, pergi ke berbagai tempat dengan fasilitas yang tersedia, menjumpai banyak orang, punya relasi dan popularitas, banyak nilai plus yang didapat. Namun di setiap bidang, pasti akan dijumpai, yang namanya zona tidak nyaman. Sama halnya dengan Salwa, ia juga  pernah merasakan zona tidak nyaman ini. “Sejauh tidak melanggar prinsip sebagai seorang muslim, salah satunya kejujuran dan transparansi, Salwa akan survive disana.  Ini penting dari bidang pekerjaan yang kita jalani, karena pasti setiap perusahaan ingin profesionalitas dari setiap karyawannya,” papar pengusaha parfum korea Hallyu Parfum ini.

Disela-sela kesibukannya, Salwa sudah melahirkan beberapa buku. Terdiri dari  dua buku antologi yaitu Secret Admirer dan Dibalik Meja Guru. Buku duet yaitu Ta’aruf dan kini ia sedang merampungkan  buku solonya.

Menuju 2021 tentu ada target yang ingin dicapai. “Di tahun 2021, Salwa ingin mewujudkan target yang belum sempat tercapai di tahun ini, seperti raih beasiswa S2, travelling ke luar negri atau dalam negri, dan merampungkan buku. Ingin juga lebih baik lagi dalam segala hal, dalam ibadah, kualitas waktu dan langkah, juga bertemu dengan orang-orang baru.” Papar wanita penyuka Vanilla Latte ini.

Related Posts

Tentang Kita 4892431560853835957

Posting Komentar

Search

Instagram

Popular Posts