PUISI: Terima Kasih Guruku Karya Jaka Psb

FLP Medan Reply 07.53

 

Ilustrasi

 

I

Setiap harimu berpacu dengan mentari

sebelum fajar terbangun, engkau bergegas

pikiranmu lebih cepat dari putaran waktu

dari roda-roda kendaraan yang berlari kencang.

 

II

Engkau bagaikan pena

tintamu tak pernah habis menulis semangat

bagaikan kertas

engkau pasrah menjadi tempat bercerita,

ibarat pensil

kau biarkan kami mencoba apapun

lalu kau hapus kesalahan kami

kau lupakan

dan biarkan kami melaju,

 

III

di saat kami semakin jauh

engkau masih menjadi meja dan bangku

tempat kami dahulu melahap ilmu

menyantap sarapan doa-doamu,


IV

badanmu membungkuk

tulangmu lapuk

mudah kantuk

juga batuk

menjadi bukti pengorbanan

demi harapan tercapai

untuk sejarah masa depan

 

Sekolah, 25 November 2020

Jaka Satria Pasaribu, kelahiran kota Sibolga dan menetap di sekitaran kota Medan. Aktif sebagai pengajar di SDIT Al-Jawahir Sunggal dan melatih anak-anak membuat puisi. Karena sampai kapan pun bagi saya "puisi adalah rasa yang dihirup melalui udara dan menyatu dengan darah"

Related Posts

Fiksi 4412355491587695758

Posting Komentar

Search

Instagram

Popular Posts