Puisi-Puisi : Sri Rizki Hardianti

FLP Medan Reply 05.38


 (Sumber Gambar : Liputan6.com)

LEBARANKU DILUCUTI
Oleh: Sri Rizki Hardianti


menggema suara gemuruh ribuan kilometer jauhnya, patahkan jantung-jantung takbir malamku serupa angkara murka tiada nurani.
lebur! Leburlah kau angkara murka
leburlah kau selaksa bangkai yang hina

ribuan pun jutaan petasan takkan padamkan barang sedetik, takkan surutkan barang sejumput
takbirku takkan patah, pun bengkok, menggelora selimuti petasan angkara murkamu.
lebaranku dilucuti, beserta mujahidmujahid syahid di tanah suci.

Simalungun, 2021


"KAU SEBUT APA INI?"
Oleh: Sri Rizki Hardianti

Apakah ini hari raya? Ataukah aku amnesia?

Lupa, lupakah aku hari raya?
Lupa, lupakah aku hari bahagia?
Lupa, lupakah aku berbahaya?

Ketika petasanpetasan tak lagi mewarnai tawa, ketika petasanpetasan menjelma ledakan di langitlangit rumah
bukan, bukan petasan warnawarni permen sugus yang terbungkus

Kau sebut apa ini?
ketika belaianbelaian peluru menggerayangi tubuhtubuh tanpa dosa, ketika penjajahpenjajah menjarahi palestina?
Kau sebut apa ini?

Simalungun, 2021


BAJU LEBARAN
Oleh: Sri Rizki Hardianti

Di sebuah tempat mulia, seorang kakek berbaju koko menenun baju lebaran dari tubuhtubuh berserakan, memintal satu demi satu hingga utuh. Terseok-seok.

Simalungun, 2021

 

Tentang Penulis: 

Sri Rizki Hardianti, lahir di Serbelawan, 22 Juni 1997. Gadis yang akrab dipanggil kiki ini merupakan alumni jurusan kimia Universitas Negeri Medan, saat ini ia berprofesi sebagai seorang guru, memiliki hobi menggambar dan sedang belajar menulis. Ingin kenal lebih dekat?  Silakan berkenalan di akun instagram @kikirizki333

 

Posting Komentar

Search

Instagram

Popular Posts